Anak & Cucu Perusahaan

PT NUSANTARA TERMINAL SERVICES (NTS)

PT Nusantara Terminal Service didirikan pada tahun 2013 dengan kepemilikan saham PT Pelindo IV (Persero) saat ini sebesar 98,6% dan Koperasi Karyawan PT Pelindo IV sebesar 1,4%.

Kini, PT NTS telah memiliki 5 anak usaha, yang berarti adalah Cucu Perusahaan PT Pelindo IV (Persero), yakni PT Intan Timur Maritim, PT Intan Daya Logistik, PT Intan Curah Perkasa, PT Intan Makassar Terminal dan PT Terminal Petikemas Indonesia Timur dengan fokus pada kegiatan pelayanan jasa kepelabuhanan, terminal, logistik dan jasa terkait lainnya. Seluruh perusahaan merupakan operating company. Tidak terdapat aset tetap yang dioperasikan.

PT Nusantara Terminal Service berfungsi sebagai Strategic Company (Sebagai Holding) dan operating company, berkedudukan di Makassar dan memiliki cabang sebagai JPT/Forwader diberbagai tempat.

Fokus kegiatan PT NTS yakni, kegiatan bongkar muat konvensional (general cargo, project cargo, petikemas konvensional, dll). Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM). Perusahaan, Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK). Pelayanan Logistik dan door to door service untuk komoditas general cargo. Pengelolaan depo petikemas, Gudang, lapangan penumpukan dan Pusat Logistik Berikat (PLB). Penyediaan dan pengoperasian peralatan bongkar muat. Dengan lokasi kegiatan di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, Tersus dan TUKS.

PT NTS selain sebagai holding juga melaksanakan kegiatan handling bagi general cargo, kegiatan di luar Provinsi Sulawesi Selatan akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan cabang PT Pelindo IV (Persero) atau mengurus perizinan sendiri jika cukup potensial. PT NTS akan mengelola/mengusahakan aset tertentu melalui kerja sama operasi dengan beberapa cabang PT Pelindo IV (Persero).

PT Intan Timur Maritim

PT Intan Timur Maritim (ITM) merupakan Operating Company (Subsidiary PT NTS) dan berkedudukan di Makassar, dengan fokus kegiatan yakni Melayani kegiatan marine service (pemanduan, mooring, penundaan). Menyediakan sarana dan prasarana pemanduan (kapal tunda, kapal pandu, kapal mooring). Pengelolaan sumber daya manusia yang berkaitan dengan jasa pemanduan dan penundaan. Menyediakan fasilitas dan pemenuhan logistik pelayaran. Menyediakan sarana dan atau layanan transportasi laut. Serta menyediakan jasa lainnya yang berkaitan dengan marine.

Lokasi kegiatan di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, Tersus dan TUKS.

PT ITM akan fokus pada kegiatan marine service dan menyediakan sarana dan prasarana pemanduan melalui kerja sama operasi dengan cabang PT Pelindo IV (Persero).

PT Intan Daya Logistik

PT Intan Daya Logistik (IDL) adalah Operating Company (Subsidiary PT NTS) yang berkedudukan di Makassar atau lokasi lain yang bisa mendapatkan izin sebagai forwader/JPT.

Fokus kegiatan PT Intan Daya Logistik adalah, Pelayanan Logistik dan door to door service untuk komoditas khusus (ikan, rumput laut). Pelayanan administrasi dan agen untuk mencari customer/muatan bagi Main Line Operator untuk kegiatan direct export dan direct call. Pengoperasian armada trucking. Pengoperasian cool storage/reffer container untuk komoditas ikan/hasil laut.

Lokasi kegiatan di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, Tersus dan TUKS.

PT IDL akan fokus pada pengelolaan komoditas khusus melalui kerja sama dengan pihak terkait. Kegiatan rutin berupa pengoperasian armada trucking, cool storage dan kegiatan agen bagi main line operator.

PT Intan Curah Perkasa

PT Intan Curah Perkasa (ICP) merupakan Operating Company (Subsidiary PT NTS), berkedudukan di Makassar atau lokasi lain yang dapat mengeluarkan izin, akan membentuk cabang atau entitas tersendiri untuk melayani kegiatan di luar Sulawesi Selatan.

PT ICP fokus pada kegiatan Pengelolaan dan pengusahaan terminal curah kering, terminal curah cair, terminal BBM, terminal gas, car terminal dan terminal besi tua yang berada di bawah pengelolaan PT Pelindo IV (Persero), jangka pendek mengelola Terminal Curah di Pelabuhan Makassar. Pelayanan kegiatan handling barang-barang curah di Tersus/TUKS/STS. Pengoperasian fasilitas dan peralatan yang berkaitan dengan komoditas curah (silo, stock pile, tank farm, Gudang, lapangan penumpukan, dll).

PT ICP akan menjadi operator bagi Terminal Curah yang ada di pelabuhan komersial yang dikelola oleh PT Pelindo IV (Persero). Diharapkan, PT ICP akan menjadi operator pada Tersus/TUKS yang cukup banyak di Kawasan Timur Indonesia.

PT Intan Makassar Terminal

PT Intan Makassar Terminal (IMT) merupakan Operating Company (Subsidiary PT NTS), berkedudukan di Makassar.

PT IMT fokus mengelola dan mengusahakan Terminal Petikemas Makassar New Port. Juga pengelolaan dan pengusahaan kawasan industri yang berada di lokasi Makassar New Port. PT IMT berlokasi di Makassar New Port.

PT MNP akan mengelola dan mengusahaan Terminal Petikemas Makassar New Port yaitu terminal baru yang dibangun untuk mengganti Terminal Petikemas Makassar yang sudah cukup padat dan tidak memiliki back up area.

PT Terminal Petikemas Indonesia Timur

PT Terminal Petikemas Indonesia Timur (TPIT) sebagai Operating Company (Subsidiary PT NTS) dan berkedudukan di Makassar.

Fokus kegiatan PT Terminal Petikemas Indonesia Timur sebagai operator pada Terminal Petikemas PT Pelindo IV (Persero) yang berada di Kawasan Timur Indonesia (Bitung, Ambon, Jayapura, Ternate, Pantoloan, Tarakan, Sorong, Kendari). Jangka Pendek Pengelolaan Terminal Petikemas Kendari (Kendari New Port) dan Operator pada Terminal Petikemas lain. Lokasi kegiatan PT Terminal Petikemas Indonesia Timur di luar lokasi Makassar New Port.

PT TPIT akan menjadi operator pada Terminal Petikemas PT Pelindo IV (Persero) diluar Terminal Petikemas Makassar New Port.

 

PT EQUIPORT INTI INDONESIA (EII)

Visi perusahaan : Menjadi perusahaan Equipment Provider, Maintenance, Operators, Supplier dan General Contractor terbaik di Indonesia Timur.

Misi : Memberikan pelayanan Equipment Provider, Maintenance dan Repair berkualitas tinggi untuk memaksimalkan produktifitas dan availability. Mengintegrasikan teknologi ter-update untuk mendukung efektifitas kerja. Teknisi dan Operator yang profesional dan kompeten. Meningkatkan Added Value bagi Pelanggan.

Tagline : Excellence Quality is Our Priority.

PT EII adalah anak usaha PT Pelindo IV (Persero), dengan kepemilikan saham PT Pelindo IV sebesar 95% dan Koperasi Karyawan Pelindo IV sebesar 5%.

Saat ini, PT EII memiliki empat (4) anak usaha yang berarti adalah cucu usaha PT Pelindo IV (Persero) yakni, PT Intan Sejahtera Utama, PT Intan Multi Properti, PT Intan Kreasi Konstruksi dan PT Intan Pesona Pariwisata yang kesemuanya fokus pada kegiatan pelayanan jasa maintenance peralatan dan fasilitas pelabuhan, operator alat bongkar muat, PJTKI, properti, konstruksi, pariwisata dan jasa terkait lainnya. Seluruh perusahaan merupakan operating company.

Kegiatan dan jasa PT EII Group terbagi yaitu :

- PORT EQUIPMENT & FACILITIES PROVIDER : Menyediakan Peralatan & Fasilitas Pelabuhan (Utama & Pendukungnya).

- MAINTENANCE & ENGINEERING : maintenance, repair, refurbishment, repowering, overhaul, Docking, retrofit modification, and electrification, underdeck repair.

- GENERAL CONTRACTOR : Konstruksi, Civil Works, Mechanical and Electrical Works, Instalation, Application dll.

- PORT OPERATORS PROVIDER : Menyediakan Operator Alat CC, HMC, RTG, Reach Stacker, Forklift, Head Truck, Kapal Tunda & Pandu, Garbarata, Cleaning Service, Security dan Outsourcing lainnya.

- GENERAL SUPPLIER : Menyediakan Spare parts, Ban, Wirerope, fender, Tiang pancang, Sheetpile, Electrical, HDPE, Anode, Precast Concrete, Paving Block, BBM dan Pelumas.

- PROPERTI : Menyediakan/Persewaan Kantor, Terminal Penumpang, Ruangan, Management Building, ATK & Perlengkapan kantor, Hotel, Guest House, Rumah tinggal, Kendaraan Dinas dll.

- TOURISM AGENCY : Menyediakan aplikasi media, paket wisata, ticketing pesawat & kapal laut dan akomodasi, operator hotel & terminal & gedung, EO & E- Pass.

PT EII merupakan Strategic Company (Sebagai Holding) dan Operating Company yang berkedudukan di Makassar dan memiliki cabang sebagai Port Maintenance Center di berbagai tempat.

Fokus kegiatan PT EII adalah, Maintenance Peralatan Pelabuhan (Refurbished, overhaul, docking, repowering, retrofit, modification & electrification, contract maintenance). Pemeliharaan Fasilitas Pelabuhan (Maintenance Dredging, Reclamation, Corrotion Protection – HDPE, Anode, Coating & Painting, Fender & Bollard). Pengadaan dan persewaan Peralatan Bongkat Muat (CC, RTG, RS, HT, FL). Pengoperasian Peralatan Bongkar Muat (CC, RTG, RS, HT, FL). Penyedia Spare part & sentraliasi. Penyedia Engineering instalasi Mechanical – Electrical dan IT. Penyedia mini powerplan 5-10 MW (listrik), Air minum kapal, Gas, BBM & Pelumas, dengan lokasi kegiatan di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, Tersus dan TUKS dan lainnya.

PT EII mengubah cost center menjadi profit center. Melaksanakan kegiatan maintenance yang akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan cabang PT Pelindo IV (Persero) atau mengurus perizinan sendiri. Mengadakan dan memasarkan produk tertentu melalui kerja sama operasi dengan beberapa pabrikan (principal) dari BUMN/BUMD dan pihak swasta nasional/multi nasional.

PT Intan Sejahtera Utama

PT Intan Sejahtera Utama adalah Operating Company (Subsidiary PT EII) yang berkedudukan di Makassar dengan memiliki 6 fokus kegiatan, yakni :

1. Menyediakan Jasa Tenaga Kerja dibidang operasional kepelabuhanan, antara lain: Anak Buah Kapal, Operator Alat Bongkar Muat, Tally, mekanik, profesional hire, tenaga Administrasi dan Tenaga Marketing;

2. Menyediakan Usaha jasa pengamanan (security), driver, caraka, Receptionist, sekretaris dan mooring gang kapal;

3. Menyediakan jasa tenaga kerja bongkar muat (TKBM);

4. Menyediakan pelayanan jasa kebersihan (cleaning service);

5. Menyediakan jasa pendidikan, pelatihan dan keterampilan tenaga kerja;

6. Menyediakan jasa perawatan dan pembuatan taman.

Kegiatan PT Intan Sejahtera Utama berlokasi di Makassar, wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dan non Kepelabuhanan.

PT Intan Sejahtera Utama mengubah cost center menjadi profit center. Anak usaha PT EII ini juga fokus pada kegiatan Penyediaan Tenaga Kerja Kontrak dan Borongan di lingkungan kerja PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dan non Kepelabuhanan.

PT Intan Multi Properti

PT Intan Multi Properti (IMP) sebagai Operating Company (Subsidiary PT EII) dan berkedudukan di Makassar. Fokus kegiatan PT IMP adalah, Property Development (SMBC, MMB, KBC & Convention Center, Office Building). Hospitality (Hotel, Guest House, Rumah Tinggal). Multi Services (ATK & Perlengkapan kantor, Kendaraan Dinas, Managemen Building). Dengan lokasi kegiatan di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, Tersus dan TUKS dan lainnya.

PT IMP juga Mengubah cost center menjadi profit center. Mengoptimalkan lahan tidur di lingkungan PT Pelindo IV. Inovasi bisnis properti.

PT Intan Kreasi Konstruksi

PT Intan Kreasi Konstruksi (IKK) sebagai Operating Company (Subsidiary PT EII) dan berkedudukan di Makassar atau lokasi lain yang dapat mengeluarkan izin, akan membentuk cabang atau entitas tersendiri untuk melayani kegiatan di luar Sulawesi Selatan.

Fokus kegiatan PT IKK :

1. Pembangunan fasilitas pelabuhan (utama dan penunjang)

2. Penyediaan tiang pancang, precast, paving block dan sheetpile

3. Pemeliharaan dermaga (underdeck repair)

4. Pekerjaan reklamasi dan perkerasan Container Yard

5. Pekerjaan Pengerukan (Capital Dredging)

Kegiatan PT IKK berlokasi di Pelabuhan Komersial, Pelabuhan Non Komerial, dan diluar pelabuhan.

PT IKK mengubah cost center menjadi profit center. Menjadi General Kontraktor pekerjaan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas pelabuhan.

PT Intan Pesona Pariwisata

PT Intan Pesona Pariwisata (IPP) sebagai Operating Company (Subsidiary PT EII) dan berkedudukan di Gedung Kantor Pusat PT Pelindo IV Lt. 7 Jl. Soekarno No. 1 Makassar, dengan lokasi kegiatan mencakup Nasional.

Fokus kegiatan PT IPP yaitu :

  1. Aktivitas perparkiran di luar badan jalan dan aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut (E Pass) ;
  2. Management restoran dan jasa boga untuk suatu event tertentu (Event Catering) ;
  3. Aktivitas konsultasi pariwisata, periklanan dan aktivitas fotografi ;
  4. Aktivitas agen perjalanan wisata dan bukan wisata serta biro perjalanan wisata ;
  5. Jasa informasi pariwisata dan wisata alam serta jasa pramuwisata dan jasa reservasi lainnya  :
  6. Penyelenggara pertemuan, perjalanan insentif, konferensi dan pameran serta event organizer.

PT IPP mengelola potensi wisata yang ada di Wilayah Timur Indonesia yang masih relatif banyak belum dikelola. Potensi pengelolaan kegiatan pada acara-acara internal yang masih dikelola oleh pihak ketiga. Potensi  pengelolaan kegiatan  eksternal yang dikelola oleh pihak ketiga. Potensi terhadap jasa kepelabuhanan berupa fasilitas yang dapat dijadikan obyek bisnis. Untuk itu, perlu dibentuk unit bisnis yang dapat mengelola potensi-potensi tersebut.

 

PT KALTIM KARIANGAU TERMINAL

Latar belakang pengembangan Pelabuhan Kariangau

Dilaksanakannya pengembangan di lokasi Kariangau sebagai antisipasi terjadinya pelampauan kapasitas fasilitas akibat peningkatan volume arus petikemas di Terminal Semayang.

Luas lapangan penumpukan petikemas 13.820 m2 dengan daya tampung kurang lebih 50.000 TEUs dan trafik petikemas mencapai 104.660  TEUs pada 2011. Sementara pertumbuhan arus petikemas sekitar 10% per tahun.

Pelabuhan Semayang (Balikpapan eksisting) sangat sempit karena berbatasan langsung dengan daerah perbukitan kawasan hutan lindung dan sangat terbatas untuk pengembangan pelabuhan (backup area yang tidak memadai). Jalan akses dari dan ke pelabuhan juga merupakan jalan protokol Kota Balikpapan yang sangat ramai dan sempit, sehingga sering terjadi kemacetan di sekitar areal pelabuhan.

Latar belakang lainnya yang juga mendasari pengembangan Pelabuhan Kariangau adalah, rendahnya produktivitas bongkar muat petikemas di Pelabuhan Semayang yaitu sekitar 7-10 B/C/H.

Terdapat program Pemerintah yang menyatukan kawasan kepelabuhanan dengan kawasan industri Kariangau, sehingga perindustrian dapat lebih optimal. Untuk itu, PT Pelindo IV (Persero) bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersinergi untuk meningkatkan performansi pelayanan di pelabuhan, khususnya untuk pelayanan petikemas dengan bekerjasama memberikan pelayanan petikemas dengan standar pelayanan TPK melalui pengoperasian Terminal Petikemas Kariangau Pelabuhan Balikpapan yang dioperasikan melalui perusahaan patungan PT Kaltim Kariangau Terminal (PT KKT).

 

Pengembangan Pelabuhan Balikpapan di Kariangau

1. Hasil study JICA dan ADB terkait pengembangan Pelabuhan Balikpapan diarahkan ke lokasi Kariangau.

2. Memanfaatkan lahan seluas 72,5 Ha dan menyatu dengan Kawasan Industri Kariangau.

3. Peruntukan kegiatan jasa kepelabuhanan di Terminal Kariangau :

            è        TERMINAL PETIKEMAS

            è        TERMINAL CURAH CAIR

            è        TERMINAL CURAH KERING

            è        TERMINAL MULTIPURPOSES.

4. Fasilitas eksisting (Terminal Semayang) akan diperuntukan untuk kegiatan penumpang    dan pelayanan Kapal Ro-Ro.

 

Latar belakang pembangunan Terminal Petikemas

  • Tidak tersedianya back up area di Terminal Semayang yang berbatasan langsung dengan Bukit Komendur mengakibatkan Terminal Semayang sulit dikembangkan.
  • Menghindari kemacetan di jalan kota akibat aktivitas keluar masuknya kendaraan pengangkut petikemas.
  • Produktivitas bongkar muat petikemas yang rendah (+ 8 box/crane/hour).
  • Dengan menyatunya kawasan industri dengan Terminal Petikemas, akan memberikan keunggulan bagi Kota Balikpapan.

 

Latar belakang pembangunan Terminal Curah

  • Optimalisasi lahan sebagai Terminal Curah merupakan bagian dari usulan renvcana Induk Pelabuhan Balikpapan yang disusun oleh KSOP Balikpapan, dimana sebagian lahan tersebut telah tertimbun melalui dana APBN dan diperuntukan untuk Terminal Curah.
  • Pengelolaan Terminal Curah merupakan salah satu upaya pengembangan usaha, dimana sebelumnya PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) hanya mengelola pelayanan petikemas, sehingga dapat memberikan kontribusi baik kepada masyarakat melalui lapangan pekerjaan dan PT PT Kaltim Kariangau Terminal.
  • Mengantisipasi larinya (tidak terkontrolnya) potensi batubara dan CPO di Kaltim bagian selatan, dimana selama ini pemuatan dilaksanakan di Kalsel (Tarjun).
  • Terdapat rencana pemerintah untuk membangun Maloy, sehingga dengan beroperasinya Terminal Kariangau dan Pelabuhan Maloy maka kedua terminal dapat berfungsi sebagai 2 terminal yang melayani komoditas ekspor di Kalimantan Timur , dimana Terminal Kariangau akan menjadi feeder bagi Pelabuhan Maloy.

 

Latar belakang pembangunan Terminal Multipurpose

  1. Padatnya kegiatan kepelabuhanan di Pelabuhan Semayang ditambah dengan letaknya yang berada di jalan protokol Kota Balikpapan turut serta menyebabkan kemacetan.
  2. Antisipasi terhadap peningkatan volume bongkar muat barang, dimana sudah tidak terdapat lagi back up area untuk Pelabuhan Semayang.
  3. Optimalisasi lahan PT Kaltim Kariangau Terminal sebagai Terminal Multipurpose merupakan bagian dari usulan Rencana Induk Pelabuhan Balikpapan yang disusun oleh KSOP Balikpapan.
  4. Pengelolaan Terminal Multipurpose diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap Kota Balikpapan dengan pemisahan kegiatan kepelabuhanan bongkar muat General Cargo, sehingga dapat mengurangi kemacetan di sekitar dan areal Terminal Semayang.