Sumber Daya Manusia

Kompetensi karyawan  merupakan  elemen  penting  yang menentukan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dalam meningkatkan usahanya. Menyadari hal tersebut, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) secara konsisten dan berkesinambungan terus berupaya meningkatkan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya, Hal ini antara lain diwujudkan melalui perencanaan tenaga kerja yang terintegrasi dengan rencana perusahaan secara umum termasuk Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan dan arah pengembangan bisnis PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dalam jangka panjang.

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dituntut mampu menyelaraskan kebutuhan dan rencana pengembangan SDM sesuai arah pengembangan perusahaan  ke  depan. Selain itu untuk menghadapi tantangan bisnis  dan pencapaian tujuan Perusahaan yang terintegrasi, di tahun 2018 PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)  telah melakukan review dan penyempurnaan Struktur Organisasi. Restrukturisasi ini terjadi di Direktorat Transformasi Pengembangan Bisnis, Direktorat Teknik, dan Direktorat Operasi. Dengan adanya restrukturisasi ini, diharapkan pengambilan keputusan akan lebih cepat dan pengembangan sistem menjadi terpusat.

Perusahaan mengembangkan sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk penyusunan Road Map Pengelolaan SDM yang meliputi penyesuaian dan penyempurnaan pengelolaan SDM. Proses penerimaan pegawai dilaksanakan melalui lembaga independen yang dipilih melalui proses tender untuk diyakini secara profesional dalam melakukan seleksi calon karyawan pada strata yang dibutuhkan, sehingga diharapkan Perusahaan akan memiliki SDM yang berkualitas sesuai bidang- bidang yang ada dalam Perseroan. Setelah diterima, setiap karyawan akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan secara khusus.

 

Roadmap Sumber Daya Manusia

Kami menerapkan Strategi Pengelolaan SDM yang mengacu pada Corporate Roadmap 2019-2023 terdiri dari beberapa tahapan penerapan yaitu tahapan Business Transformation, Maximizing Profitability Growth sampai tahapan World Class.

Dalam implementasinya, strategi SDM dilaksanakan melalui penetapan pilar kebijakan SDM, diantaranya rekrutmen, pengembangan SDM, pola karir, predikat jabatan fungsional, promosi jabatan struktural, penghasilan non bulanan untuk menumbuhkan daya saing organisasi.

Terkait dengan pengelolaan, strategi diterapkan melalui Individual Development Plan (IDP) bagi para pekerja, yang dilengkapi dengan pelatihan serta pengembangan, seperti on the  job  training  dan  magang  (di dalam dan di luar Perusahaan). Secara berkala, manajemen juga melakukan pemutakhiran database kompetensi yang diperoleh melalui asesmen terhadap seluruh pekerja. Manajemen menggunakannya sesuai dengan kebutuhan, arah pengembangan dan strategi perusahaan

Penyusunan Roadmap SDM ini dimaksudkan sebagai acuan manajemen dalam berbagai rencana pengelolaan dan pengembangan pegawai Perusahaan. Penyusunan Roadmap SDM 2014-2018 ini mengacu kepada Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2014-2018, di mana fokus pengembangan Perseroan diarahkan kepada 4 (empat) bisnis utama, yaitu pengembangan terminal, bisnis marine, bisnis logistik, dan bisnis pendukung lainnya (other supporting business). Dengan adanya Roadmap Pengelolaan SDM 2014-2018 diharapkan dapat menjadi pedoman dan acuan bersama bagi penyiapan SDM yang handal dan profesional, sehingga perencanaan dan pelaksanaan program pengembangan SDM dapat dilakukan secara sinergi dan in line dengan rencana jangka panjang Perusahaan.

Penyusunan Roadmap SDM ini dimaksudkan sebagai acuan manajemen dalam berbagai rencana pengelolaan dan pengembangan pegawai Perusahaan. Penyusunan Roadmap SDM 2019-2023 ini mengacu kepada Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2019-2023, di mana fokus pengembangan Perseroan diarahkan kepada core strategy korporasi Pelindo IV “grow and build”, yaitu Bisnis Petikemas, bisnis marine, bisnis penumpang, bisnis non penumpang dan bisnis diluar bisnis utama lainnya. Dengan adanya Roadmap Pengelolaan SDM 2019-2023 diharapkan dapat menjadi pedoman dan acuan bersama bagi penyiapan SDM yang handal dan profesional, sehingga perencanaan dan pelaksanaan program pengembangan SDM dapat dilakukan secara sinergi dan in line dengan rencana jangka panjang Perusahaan.

Dalam rangka mengimplementasikan Roadmap tersebut, maka disusun pola kegiatan (milestone) yang bertahap dan berkesinambungan sebagai landasan untuk memastikan keberhasilan Roadmap dan strategi pengelolaan SDM.

Pada tahun 2018 difokuskan pada implementasi manajemen karir yang berbasis kinerja, dengan aktivitas antara lain :

  1. Assesment kinerja dan kompetensi pegawai;

  2. Merumuskan posisi kunci disetiap proses bisnis perusahaan;

  3. Menetapkan talent pool;

  4. Program pengembangan talent.

 

Profil Sumber Daya Manusia

Hingga berakhirnya tahun buku 2018, jumlah pekerja PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) pada kantor pusat, Cabang Pelabuhan dan Anak/cucu Perusahaan, baik tenaga kerja organik maupun non-organik, Perseroan memiliki jumlah karyawan sebanyak 1.599 orang. Jumlah ini mengalami penurunan/peningkatan sebesar 0,62% dari tahun 2017 yang tercatat sebanyak 1.609 orang.

Komposisi tenaga kerja di Perseroan pada Tahun 2018 terbesar ada di rentang usia 36 – 45 tahun sebesar 38,52% dan 21,08% di bawah 35 Tahun. Tingkat pendidikan yang dipersyaratkan berbeda untuk masing-masing segmen tenaga kerja. Untuk tenaga kerja lapangan (operasional langsung) yang merupakan outsourcing, tingkat pendidikan yang dipersyaratkan adalah SLTA atau sederajat. Untuk operasional tidak langsung yang merupakan tenaga administrasi khususnya di cabang minimal pendidikan adalah D3 dan untuk staf administrasi kantor pusat minimal adalah S1. Pada tahun 2018 terjadi peningkatan terhadap tingkat pendidikan S1 dan S2 dengan adanya penerimaan pegawai setingkat S1 dan program beasiswa untuk pegawai yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2. Komposisi jumlah pegawai dengan tingkat pendidikan S1 masih yang terbesar, yaitu sebanyak 745 orang atau 46,59% dan untuk SLTA 486 orang atau sebesar 30,39%. Sedangkan sisanya adalah tingkat pendidikan D3, dan SLTP.

Beragam program Pelatihan dan pengembangan kompetensi pegawai yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kapablitas dan kapasitas yang dimiliki dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan posisi serta jabatan masing-masing peserta program.

Sumber Daya Manusia berhubungan erat dengan penilaian terhadap hasil pekerjaan mereka, artinya pelatihan dilaksanakan setelah ada hasil penilaian. Pelatihan dilakukan agar para karyawan memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan agar dapat meningkatkan prestasi kerja karyawan akan berdampak pada aktivitas perusahaan yang akan optimal dan produktif, yang mana hasil akhirnya akan ada pada kualitas barang atau jasa yang diproduksi. Dalam Pengembangan kompetensi, perusahaan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan dimana selama tahun 2018, diperoleh beragam sertifikasi untuk memenuhi kebutuhan keterampilan tertentu, sesuai kompetensi yang diperlukan masing – masing karyawan.

Pengembangan kompetensi pegawai melalui pendidikan dan pelatihan sangat penting guna mendukung kinerja Perseroan. Karena itulah, Perseroan menjadikan program pendidikan sebagai agenda rutin. Implementasi program pengembangan  karyawan yang   dilakukan    sejalan    dengan    kebutuhan bisnis dan pemenuhan target kinerja sehingga mendukung  pencapaian  target  kerja  dan   tujuan   PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero). Program pelatihan yang dikembangkan secara komprehensif untuk memenuhi dan meningkatkan kompetensi teknis maupun manajerial karyawan. 

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) memiliki konsep kesetaraan untuk pegawai yang ditunjukkan pada Pola Rekrut Pegawai, dimana seluruh pekerja PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) tanpa dibedakan berdasarkan Suku, Agama, Ras dan Kepercayaan, Perseroan  memiliki kebijakan menggunakan proses rekrutmen dengan beragam cara, melalui proses rekrutmen yang terkelola dengan baik diharapkan dapat menghasilkan pegawai yang kompeten dan sesuai dengan kebutuhan perseroan. Perseroan juga menempatkan orang yang tepat pada fungsi yang tepat, sehingga tercipta SDM yang berkualitas yang akan terus tumbuh dalam waktu yang panjang.

Pengembangan Karir maupun dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, Perseroan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan tanpa membedakan Suku, Agama, Ras dan Kepercayaan maupun jenis kelamin karyawan. Untuk pengembangan SDM, syarat pengembangan pegawai didasarkan pada hasil performasi/kinerja dan assessment, sedangkan untuk karier pegawai didasarkan pada hasil performasi/ kinerja, talenta dan juga minat dari pegawai, sehingga memiliki kesempatan yang sama juga untuk menentukan jenjang karirnya di Perseroan.