Dukung Usaha Kecil, Komitmen Pelindo IV untuk Negeri

11 Agustus 2020 | Rilis Berita

INAPORT4 - PT Pelindo IV (Persero) merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang jasa kepelabuhanan di kawasan timur Indonesia. Sebagai BUMN, PT Pelindo IV (Persero) juga aktif melakukan pembinaan dan pengembangan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). 

UMK yang mendapat perhatian dari PT Pelindo IV (Persero) antara lain para petani padi di Kabupaten Sidrap dan nelayan tambak di Samarinda. Sebagai mitra binaan, para petani dan nelayan ini mendapatkan pembiayaan dan pembinaan melalui pelatihan serta pendampingan. Beberapa waktu lalu, kelompok petani yang terdiri dari 30 orang petani padi dari kelompok petani Situju tujue. Pelatihan ini dimaksudkan agar pembiayaan yang mereka terima bisa dimanfaatkan secara optimal untuk membantu pengembangan usahanya serta bisa dikembalikan tepat waktu. “Kualitas pembiayaan merupakan hal yang penting agar dana tersebut bisa bergulir untuk UMK yang lain,” kata Dwi Rahmad Toto, Sekretaris Perusahaan PT Pelindo IV (Persero), saat membuka pelatihan di Desa Sereang Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini berupa Protokol kesehatan dan Trik petani padi dalam menghadapi masa new normal pandemic Covid-19. Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan dan keterampilan peserta dalam mendukung kemajuan usaha pertaniannya.

Dalam pelaksanaan program kemitraan ini, pihak PT Pelindo IV (Persero) menjalin kerjasama dengan PT PNM (Persero), sebuah BUMN yang sudah berpengalaman dalam membina dan meningkatkan kapasitas usaha UMK melalui pembiayaan, pelatihan dan pendampingan usaha. Dengan kerjasama ini diharapkan dana kemitraan dan bina lingkungan PT Pelindo IV ( Persero) akan memberikan hasil yang maksimal karena adanya keterpaduan antara pembiayaan dan  pembinaan, sekaligus sebagai wujud sinergi antara kedua BUMN tersebut. 

PNM melalui PNM Cabang Makassar berperan membantu menyiapkan calon mitra binaan dalam hal ini “para petani padi yang ada di kabupaten Sidrap”, menyiapkan pola pembiayaan serta melakukan capacity building melalui pelatihan dan pendampingan. PNM menyiapkan calon mitra binaan melalui pendekatan kelompok, dengan harapan proses pembiayaan dan pembinaan akan lebih efisien, karena dilakukan secara bersama-sama maka pola pembiayaannya menerapkan sistem tanggung renteng, dimana para pelaku UMK yang tergabung dalam satu kelompok akan menanggung risiko secara kolektif.

Tahapan selanjutnya dari program PK sinergi dengan PT. Pelindo IV (Persero) adalah melakukan capacity building, bentuk capacity buiding yang dilakukan adalah pelatihan kepada Kelompok Petani Padi Situju tujue maupun nelayan tambak udang di Samarinda yang dibentuk, dibina dan telah mendapatkan fasilitas pembiayaan kemitraan (PK) dari PT Pelindo IV.