Kementerian BUMN Akan Mereview Rencana Holding Pelabuhan

20 November 2019 | Rilis Berita

INAPORT4 – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan mereview rencana Holding Pelabuhan agar Pelindo I, II, III, IV lebih memfokuskan diri untuk menyiapkan ekosistem dalam mendukung integrated port network yang langsung terkoneksi dengan industri maupun strategi hilirisasi yang didekatkan ke pelabuhan.

Hal itu disampaikan Wakil II Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di sela-sela pertemuan dengan Direktur Utama PT Pelindo I, II, III, IV di Jakarta, Selasa (19 November 2019).

Kartika mengatakan, review tersebut juga untuk mereduksi biaya logistik yang tinggi, sehingga kedepan dapat meningkatkan tiga hal penting. “Pertama, menurunkan biaya logistik dengan sistim digitalisasi. Kedua, meningkatkan volume kargo dengan meningkatkan sinergi dengan shipping line baik domestik maupun internasional serta kawasan untuk menyiapkan Hub dan Spoke yang lebih efektif. Ketiga, menetapkan standarisasi dan spesialisasi pelabuhan dengan tepat,” urainya.

Dia menambahkan bahwa era baru pelabuhan di Indonesia yang ideal untuk menjadi pelabuhan besar yang memiliki daya saing besar yang dapat menggerakkan kargo lebih banyak dan secara kontinyu bahkan dapat memperkuat sistem Tol Laut yang direncanakan Kementerian Perhubungan, maka akan disiapkan Tim Task Force untuk melakukan konsolidasi secara holistik.

Menurutnya review tersebut merupakan hal serius yang akan dilakukan pihaknya. Terbukti dengan dipilihnya Hambra Samal sebagai Wakil Direktur Utama PT Pelindo II yang mendapat tugas khusus mendukung holding tersebut dan secara sistem dapat terbentuk tim yang solid untuk percepatan Holding Pelabuhan I, II, III, IV dalam waktu cepat.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang mengatakan bahwa rencana memiliki pelabuhan besar yang terintegrasi sangat diperlukan untuk meningkatakan daya saing, tentunya dengan melakukam harmonisasi beberapa aturan yang terkait dengan bisnis pelabuhan dan pengembangan pelabuhan dengan lebih terstandar.

Review Holding Pelabuhan juga karena Menteri BUMN menginginkan agar lebih meningkatkan kinerja dengan skala besar,” ujarnya.

Farid menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung program Menteri BUMN, Erick Thohir untuk mereview holding pelabuhan. Menurutnya kondisi holding pelabuhan yang ideal memang sudah lama diharapkan untuk segera terwujud.