Pelindo IV & IKI Gelar Diklat Kesamaptaan Calon Pegawai

24 Agustus 2019 | Rilis Berita

INAPORT4 - Direktur SDM PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), M. Asyhari meminta agar para instruktur di Resimen Induk Daerah Militer (Rindam) XIV Hasanuddin untuk memperluas makna dari pemahaman bela negara kepada 28 orang Calon Pegawai yang sedang mengikuti Diklat Kesamaptaan. 

Hal itu disampaikan Asyhari dalam sambutannya saat menjadi Inspektur Upacara pada Pembukaan Diklat Bela Negara dan Kesamaptaan Program Perekrutan Bersama BUMN Tahun 2019 PT Pelindo IV bersama PT Industri Kapal Indonesia (Persero) di Pakatto, Gowa, Sulawesi Selatan.

“Program ini akan dilaksanakan serentak di semua BUMN karena sudah dimandatori oleh Kementerian BUMN untuk semua BUMN di seluruh Indonesia,” katanya.

Dia mengatakan, Diklat Kesamaptaan merupakan bentuk Sinergi BUMN antara PT Pelindo IV dan PT Industri Kapal Indonesia (IKI ) untuk mewujudkan misi Kementerian BUMN dalam mencetak SDM Unggul melalui Program Perekrutan Bersama (PPB) BUMN. “Diklat Kesamaptaan ini juga merupakan rangkaian program PPB BUMN bagi seluruh Calon Pegawai sebelum memasuki dunia kerja.”

Diklat Kesamaptaan yang diikuti 26 orang peserta dari PT Pelindo IV dan 2 orang peserta dari PT IKI ini bertujuan untuk membekali Calon Pegawai tentang pembinaan fisik dan mental, serta menambah wawasan tentang ketahanan nasional serta bela negara dan juga menginternalisasikan nilai-nilai perusahaan, baik pada PT Pelindo IV maupun PT IKI.

Selain di internal korporasi lanjut Direktur SDM, Calon Pegawai juga wajib mengikuti latihan bela negara.

Menurut Asyhari, kita juga perlu memperluas pemahaman tentang terminologi dari bela negara itu sendiri. “Dalam konteks pegawai BUMN, bela negara itu juga termasuk bagaimana kita bisa membela kepentingan korporasi diatas kepentingan pribadi serta kelompok, menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, integritas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari untuk kepentingan perusahaan. Bagaimana kita mampu secara sungguh-sungguh menghindari praktek-praktek kecurangan, korupsi, kolusi dan nepotisme karena sejatinya aset BUMN adalah bagian dari kekayaan negara yang dipisahkan, berasal dari penyertaan modal negara,” bebernya.

“Saya ingin nilai-nilai yang baik dari Rindam XIV Hasanuddin ini bisa diterjemahkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari nantinya. Saya juga berharap, para Calon Pegawai ini bisa menjadi pionir di tempat tugas masing-masing nanti.”

Asyhari juga meminta kepada para instruktur di Rindam XIV Hasanuddin untuk membimbing, membina dan mendidik para calon pegawai agar nilai-nilai kedisiplinan dan integritas dalam militer bisa didapatkan dan ditanamkan di korporasi masing-masing. “Nilailah mereka secara obyektif. Apapun nilai mereka nanti, kami akan terima sebagai hasil dari pendidikan yang mereka peroleh,” ujarnya.

Manager SDM PT IKI, Akhyaruddin mengatakan, Diklat Kesamaptaan ini merupakan rangkaian dari Inagurasi PPB yang dilaksanakan oleh Kementerian BUMN dan dihadiri langsung oleh Menteri BUMN, Rini M. Soemarno pada Jumat, 23 Agustus 2019.

“Peserta yang hadir ada 1.500 orang dari total 3.500 Calon Pegawai yang lolos dari seluruh BUMN yang ada di Indonesia. PT Pelindo IV dan PT IKI juga mengirimkan perwakilan pada acara tersebut.”

Sementara itu Komandan Satuan Pendidikan (satdik) Bela Negara Rindam XIV Hasanuddin, Letkol Inf. M. Silwanus menuturkan, selama 14 hari (23 Agustus - 5 September 2019) para Calon Pegawai tersebut akan mendapatkan beberapa latihan fisik dan non fisik.

“Untuk fisik, akan dilatih baris berbaris, games dan team building. Sedangkan untuk non fisik, nanti akan ada paparan dan diskusi,” jelasnya.

Nantinya lanjut dia, juga akan ada kegiatan sosial dan latihan semangat kebangsaan.

Kegiatan itu juga dihadiri beberapa Pejabat Struktural PT Pelindo IV dan Direktur Administrasi dan Keuangan PT IKI, Suhan Ikhsan yang juga akan menjadi pengajar dalam Diklat Kesamaptaan tersebut.