Pelindo IV Mulai Berangkatkan Penumpang Kapal Mudik Gratis

30 Mei 2019 | Rilis Berita

INAPORT4 - Sudirman, penumpang kapal yang naik dari Pelabuhan Sorong berseri-seri ketika duduk di salah satu bus yang akan mengantarnya ke Kabupaten Pangkep di Sulawesi Selatan.

“Dulunya repot kalau mau pulang kampung, tapi Alhamdulillah sekarang ada mudik gratis dari Pelindo IV. Makasih Pelindo IV,” ujarnya.

Sebagai penumpang kapal yang telah berlayar berhari-hari, dengan barang bawaan yang cukup banyak, Sudirman dan penumpang lain yang turun di Pelabuhan Makassar dan terangkut bus gratis yang disediakan PT Pelindo IV (Persero) sangat merasa senang. Paling tidak, sedikit beban mereka diringankan.

Keinginan untuk pulang kampung dengan susah payah bak gayung bersambut ketika tim mudik Pelindo IV Pelabuhan Makassar mengantarkan mereka ke bus yang telah disediakan dan siap membawa mereka ke kampung halaman. Apalagi ketika takjil dan nasi kotak dibagikan merata, sontak seluruh penumpang bus Mudik Gratis yang disediakan Pelindo IV saling berpandangan, masing-masing menunjukkan raut wajah yang gembira.

Ya, tahun ini PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kembali melaksanakan Program Mudik Gratis. Program mudik bareng yang digagas Kementerian BUMN sejak beberapa tahun belakangan, yang bertujuan memudahkan para perantau untuk melakukan mudik Lebaran dengan aman dan gratis.

Tahun ini, PT Pelindo IV sendiri menargetkan penumpang kapal yang mengikuti Program Mudik Gratis pada Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah sebanyak 3.000 orang. Hal itu telah disampaikan Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang dalam wawancara dengan sejumlah media di Makassar, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Tim Mudik Gratis Pelindo IV menyiapkan 21 pelabuhan untuk pelaksanaan mudik Hari Raya Idul Fitri 1440 H, yakni Pelabuhan Makassar, Bitung, Pantoloan, Kendari, Gorontalo, Parepare, Tolitoli, Manado, Balikpapan, Samarinda, Tarakan, Nunukan, Tanjung Redeb, Ambon, Ternate, Sorong, Jayapura, Biak, Manokwari, Merauke dan Pelabuhan Fakfak.

“Pada Program Mudik Gratis tahun ini, kami menyiapkan 88 bus dan 27 kapal cepat. Dengan peserta mudik yaitu penumpang kapal laut dan masyarakat sekitar pelabuhan,” kata Farid.

Dia mengatakan, pada mudik Idul Fitri 1439 H/2018 M, kegiatan kapal terbanyak di Pelabuhan Manado, Nunukan dan Kendari yang merupakan angkutan penyeberangan antar pulau, dengan total 1.232 unit.

Sementara itu, kegiatan embarkasi (keberangkatan) terbanyak melalui Pelabuhan Makassar, Balikpapan, Ambon, Parepare, Kendari dan Nunukan sebanyak 386.619 orang. “Sedangkan debarkasi (kedatangan) terbanyak melalui Pelabuhan Makassar, Parepare, Balikpapan, Ambon dan Kendari sebanyak 324.657 orang,” jelasnya.

Dia juga menyebutkan, realisasi mudik Hari Raya Idul Fitri tertinggi melalui Pelabuhan Makassar, Balikpapan dan Parepare. “Tahun 2017 total 634.392 penumpang, tahun lalu 711.276 penumpang dan tahun ini diestimasi sebanyak 756.549 penumpang.”

Biasanya kata Farid, peak season atau puncak mudik Hari Raya Idul Fitri yaitu pada H – 15 dan H + 15 atau selama satu bulan.

Dia tak memungkiri, setiap musim mudik Lebaran pasti ada permasalahan yang terjadi utamanya di sekitar area pelabuhan. Untuk itu, pihaknya melalui sinergi dengan beberapa pihak selalu menyiapkan Posko Terpadu Mudik Hari Raya Idul Fitri bersama stakeholder terkait di area pelabuhan.

Selain itu, pihaknya sendiri juga selalui melakukan berbagai persiapan, kaitannya dengan kegiatan mudik Idul Fitri tahun ini. Misalnya untuk personil, pihaknya membentuk Tim Posko Terpadu PT Pelindo IV, Pelni, KSOP, Kepolisian, Kesehatan Pelabuhan dan instansi terkait lainnya.

Pihaknya juga membentuk tim internal PT Pelindo IV untuk melakukan pemantauan atau pengawasan langsung di lapangan. Penambahan personil untuk pengaturan lalu lintas di dalam areal pelabuhan. Penambahan personil untuk pelayanan Departure Control System (DCS) untuk kegiatan check in penumpang. Serta perekrutan tenaga relawan atau Operasi Senyum Lebaran sesuai kebutuhan di cabang.

Dari sisi fasilitas pelabuhan lanjut Farid, pihaknya juga melakukan kesiapan pada berbagai fasilitas pelabuhan, yakni tambatan kapal penumpang, jalur embarkasi dan debarkasi, terminal penumpang, lahan parkir, posko, ruang kesehatan, ruang menyusui dan tenda tambahan.

“Untuk kesiapan fasilitas penunjang embarkasi dan debarkasi antara lain, penambahan tenda atau kanopi dan kipas angin untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang diluar kapasitas terminal penumpang. Juga penyediaan ruang kesehatan dan tenaga medis dari Kesehatan Pelabuhan.”      

“Sedangkan kesiapan fasilitas terminal penumpang, kami melakukan perbaikan fasilitas penunjang terminal penumpang dengan penambahan loket, kursi, AC, kebersihan toilet, mushola, ruang menyusui, ruang informasi dan penumpang berkebutuhan khusus atau disabilitas,” tambahnya.

Adapun, target peserta mudik gratis Hari Raya Idul Fitri 1440 H dari Pelabuhan Makassar sebanyak 650 orang. Terdiri dari 300 pemudik tujuan Maros, Pangkep dan Parepare menggunakan 18 unit bus dan 350 orang pemudik tujuan Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba dengan bus yang tersedia sebanyak 20 unit.

Dari Pelabuhan Balikpapan, pihaknya menargetkan total 500 orang pemudik gratis dengan tujuan Samarinda, Bontang dan Tenggarong. Di Pelabuhan Samarinda, target 250 orang pemudik gratis tujuan Bontang dan Sangatta. Di Pelabuhan Ambon, pihaknya menargetkan 400 pemudik gratis tujuan Namlea dengan menggunakan 3 unit kapal cepat.

Sedangkan dari Pelabuhan Sorong, target pemudik gratis sebanyak 250 orang tujuan Aimas dan Katapop. Dari Pelabuhan Kendari 350 orang target pemudik gratis tujuan Raha, Baubau dan Wanci menggunakan kapal laut.

“Dari Parepare, kami target 550 pemudik gratis tujuan Bulukumba, Toraja, Palopo, Enrekang-Bone dan Pinrang-Sengkang-Polman menggunakan total 33 bus. Dari Pelabuhan Tarakan, ditargetkan 150 pemudik gratis menggunakan kapal cepat dengan tujuan Tanjung Selor,” ujarnya.

Farid menghimbau kepada para pemudik yang menggunakan moda transportasi laut, agar selalu menjaga dan memanfaatkan dengan baik seluruh fasilitas yang telah disediakan oleh Pelindo IV. Kenyamanannya juga perlu dijaga bersama-sama. “Terutama kepada para penumpang, pengantar dan penjemput.”

Diharapkan juga agar para pemudik memanfaatkan dengan baik, Posko Terpadu Mudik Angkutan Laut yang telah disediakan dan bekerjasama dengan seluruh stakeholder terkait.    

Sementara itu, General Manager PT Pelindo IV Cabang Makassar, Aris Tunru mengatakan sampai hari ketiga pelaksanaan Mudik Gratis Pelindo IV, total penumpang kapal yang turun di Pelabuhan Makassar dan telah terbantu tiba di kampung halamannya berjumlah 252 orang.

“Yakni tujuan Parepare dan Bulukumba. Pemudik yang terangkut merupakan penumpang yang turun dari KM Tilong Kabila, KM Gunung Dempo, KM Sinabung, KM Binaiyya dan KM Umsini.”  

Dia menjelaskan bahwa pelaksanaan Mudik Gratis ini dilaksanakan mulai H-10 dengan menyesuaikan kunjungan kapal di Pelabuhan Makassar. “Program ini direncanakan berlangsung sampai 31 Mei 2019,” tukasnya.