Tim Monitoring dan Evaluasi PSN Tinjau MNP

08 April 2019 | Rilis Berita

INAPORT4 - Direktur Teknik PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Prakosa Hadi Takariyanto bersama Vice President of Port Facility PT Pelindo IV, Arwin menerima Kunjungan Kerja Tim Monitoring dan Evaluasi Proyek Strategis Nasoional (PSN) di Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (8 April 2019).

Selain dihadiri Direksi dan Pejabat Struktural Pelindo IV, Kegiatan yang berlangsung di Ruang Serbaguna Lantai 7 Kantor Pusat Pelindo IV Makassar ini dihadiri oleh tim dari Sekretariat Kabinet yakni, Kepala Bidang Percepatan Infrastruktur, M. Zulfikar Ali, Kasubbid Infrastruktur Jalan dan SDA, Bobai M. Anugrahta Saragih dan staf.

Hadir pula tim dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, yakni Asisten Deputi Sistem Transportasi Multimoda, Tulus Hutagalung dan Kepala Bidang Sistem Transportasi Jalan, Supartien Komaladewi dan staf.

Turut hadir, tim dari Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP), yakni Kepala Bidang Pembiayaan Infrastruktur, Djoko Wibowo beserta staf. Serta Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Selatan, Arman Sahri Harahap.

Kunjungan seluruh tim tersebut, dalam rangka pelaksanaan monitoring dan evaluasi PSN, yang kemudian dilanjutkan dengan peninjauan Iangsung ke lokasi PSN, guna percepatan penyelesaian hambatan dalam penyediaan PSN di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya untuk PSN sektor transportasi, energi dan sumber daya air (SDA).

Khusus di PT Pelindo IV, Direktur Teknik, Prakosa Hadi Takariyanto memaparkan tentang PSN Makassar New Port (MNP) yang pembangunannya dilakukan secara bertahap. Dimana untuk Tahap I A Paket A, B dan C yang dibangun sejak awal 2016 lalu, kini progress pembangunannya sudah mencapai finishing dan tinggal perapian saja.

Mega proyek ini sudah dilakukan soft launching pada 2 November 2018. Sejak itu, peminat MNP sudah cukup banyak. Terhitung sudah kurang lebih 50 kapal yang sandar di dermaga MNP untuk melakukan bongkar muat barang sejak soft launching lalu hingga proyek ini akan diresmikan pengoperasiannya.

Selain memperlancar arus bongkar muat barang di Pelabuhan Makassar yang eksisting, kehadiran MNP yang dibangun secara bertahap, dimana Tahap I A Paket A, B dan C menyerap investasi sekitar Rp1,8 triliun ini juga untuk semakin membuka jalur direct call dan direct export ke luar negeri.

Sampai dengan 24 Maret 2019, realisasi fisik pembangunan Makassar New Port Tahap I A realisasi agregate-nya sudah mencapai 95,67%. Dengan rincian, Paket A progressnya sudah 100%, Paket B mencapai 96,22% dan Paket C sudah 85,79%.

Di Tahap I A Paket B sedang dilakukan pekerjaan revetment, pengecoran jalur RTGC, pekerjaan perkerasan paving block dan rigid serta pengerukan. Sedangkan di Paket C sedang dilakukan finishing top layer.

Mulai 28 Maret 2019, Direktorat Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan sudah resmi memberikan izin kepada PT Pelabuhan Indonesia IV untuk melakukan operasi penuh dermaga Makassar New Port (MNP), setelah selama ini dilakukan uji coba sandar kapal sejak soft launching pada 2 November 2018.