Sinergi Perkuat Ekonomi Indonesia Timur, Pelindo IV Gelar Outlook Pelabuhan 2020

11 Desember 2019 | Rilis Berita

INAPORT4 – Manajemen PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) menggelar Outlook Pelabuhan 2020 “Sinergi Memperkuat Perekonomian Indonesia Timur” bekerjasama dengan IDX Channel di Century Park Hotel, Jakarta.

Kegiatan yang digelar dalam rangkaian HUT Pelindo IV ke-27 ini menghadirkan Keynote Speech, Plt. Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan, Arif Baharudin dan para pembicara yakni Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang, Direktur Fasilitas Kepabeanan Dirjen Bea Cukai, Untung Basuki, Kepala Balai Besar Karantina Soekarno Hatta, Imam Djayadi dan Wakil Ketua Umum Kadin Koordinator Wilayah Timur, Andi Rukman Nurdin.

Gelaran ini terbersit dari masalah infrastruktur dan logistik yang masih menjadi bagian krusial yang perlu mendapat perhatian dan pernah disinggung oleh Presiden RI Joko Widodo. Dibandingkan negara lain, infrastruktur Indonesia dianggap masih ketinggalan sehingga menimbulkan biaya transportasi logistik yang tinggi sekali.

Berdasarkan data Bank Dunia indeks performa logistik (Logistics Performance Index/LPI) 2018 berada di level 3,15 dari skala 1-5. Semakin mendekati 5 mengindikasikan daya saing logistik suatu negara semakin baik, sebaliknya kian mendekati 1 semakin buruk. Hal ini menunjukkan bahwa daya saing logistik Indonesia masih tertinggal di tingkat ASEAN.

Pelabuhan Indonesia atau Pelindo, tidak hanya berfungsi sebagai pelayanan kapal, pelayanan bongkar muat terminal ataupun terminal petikemas, tapi juga mempunyai peranan dalam menggerakkan roda perekonomian wilayah di sekitar pelabuhan. Karena itulah, berbagai inovasi harus dilakukan oleh pelabuhan untuk meningkatkan aktivitas ekspor impor.

Biaya logistik diharapkan juga bisa ditekan, agar para pelaku ekspor impor tidak terus tertekan ditengah perekonomian yang saat ini cenderung melambat.

Berkat kerja sama para pihak, proses ekspor dan impor juga sudah semakin cepat dengan penerapan aplikasi single submission melalui INSW. Pelaku usaha, hanya tinggal mengajukan permohonan ekspor dan impor melalui satu pintu, INSW.

Pihak Badan Karantina Kementerian Pertanian juga menyatakan kesiapannya, dalam mendorong percepatan penerapan permohonan satu pintu lewat INSW tersebut.

Direktur Utama PT Pelindo IV, Farid Padang menjelaskan bahwa kondisi di atas akan mengemuka dalam Outlook Pelabuhan 2020 ini dan yang pasti akan dibahas secara bersama-sama oleh para pembicara dan peserta yang hadir, yang terdiri dari pengusaha, pihak perbankan, pemerintah, ekonom, akademisi, pers dan masyarakat umum.

Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah, memberikan informasi yang utuh kepada publik, tentang perubahan dan inovasi yang dilakukan, serta mendorong kontribusi aktif pelaku usaha lokal dan segenap pihak, untuk bisa mendorong kinerja ekspor produk lokal.

“Dengan maksud, memberikan masukan kepada pemerintah maupun pihak swasta untuk berkontribusi dalam peningkatan ekspor dan mendorong terciptanya aktivitas bisnis dalam rantai pasok, demi terciptanya peningkatan perekonomian nasional,” ujarnya.