Kunker Komisi VI DPR RI, Dirut Pelindo IV Paparkan Rencana Pembangunan 6 Pelabuhan Utama

05 Desember 2019 | Rilis Berita

INAPORT4 - Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), Farid Padang didampingi Corporate Secretary Pelindo IV, I M. Herdianta G, General Manager (GM) Pelindo IV Cabang Balikpapan, Iwan Sjarifuddin dan GM Pelindo IV Cabang Samarinda, Suhadi Hamid menerima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI Dalam Rangka Peninjauan Pembangunan Ibu Kota Baru dan Infrastruktur Pendukungnya di Grand Tjokro Hotel Balikpapan, Kamis (5 Desember 2019).

Dalam kunjungan kerja yang akan berlangsung selama tiga hari (5 – 7 Desember 2019) tersebut, Dirut Pelindo IV memaparkan tentang Perseroan secara keseluruhan, termasuk gambaran umum tentang pelabuhan kelolaan di wilayah Kalimantan.

Dalam pemaparannya, Dirut Pelindo IV mengatakan akan melakukan pengembangan sekaligus di enam pelabuhan utama, sejalan dengan penetapan Ibu Kota Negara (IKN) yang baru di kalimantan Timur oleh Presiden RI, Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Farid mengatakan, dalam rangka persiapan untuk menyambut IKN, Pelindo IV tentunya melakukan dua tantangan besar. “Salah satunya pembangunan pelabuhan yang terintegrasi dengan dunia industri IKN dan wilayah penunjang di Kaltim,” jelasnya.

Adapun rencana pembangunan dan pengembangan pelabuhan tersebut antara lain berbasis peradaban baru yakni integrasi pelabuhan dan pariwisata meliputi Pelabuhan Semayang Balikpapan, Pelabuhan Kuala Samboja dan Pelabuhan Palaran Samarinda.

Juga pengembangan pelabuhan terintegrasi dengan industri di Pelindo IV sebagai langkah hilirisasi, yakni Terminal Petikemas Kariangau, Pelabuhan Kuala Samboja, Pelabuhan Palaran Samarinda dan Pelabuhan Marangkayu Bontang.

Menurutnya, pelabuhan merupakan akses utama jalur industri dan perdagangan, juga akan dicanangkan menjadi aset pariwisata baik itu domestik maupun internasional.

Disebut aset sektor pariwisata karena pelabuhan yang memadai akan menjadi destinasi sejumlah kapal pesiar (Cruise) karena memungkinkan untuk sandar. “Tentu saja dengan banyaknya kapal pesiar yang berlabuh akan menambah pemasukan bagi daerah seiring dengan adanya wisatawan,” kata Farid optimistis.

Dirut Pelindo IV menargetkan percepatan pembangunan akan rampung dalam tiga tahun mendatang. Dia mengatakan, selama ini pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur Kaltim, Isran Noor untuk menjalankan pembangunan tersebut.

Di era digitalisasi seperti sekarang, dia juga berharap adanya sebuah sistem pelayanan otomatis yang bisa mengukur dan mendata setiap barang atau yang berhubungan dengan industri di setiap pelabuhan. “Kami tidak mau ada kecolongan atau ada timbangan berlebihan yang lolos lagi,” tukasnya.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula direksi dari BUMN lainnya, yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Angkasa Pura Airport (Persero) dan PT PLN (Persero). Turut hadir Bupati Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud.