Raker II PT Pelindo IV Tahun 2021 Dapat Sorotan Positif

 

Foto : Komisaris Utama PT Pelindo IV, Fachry Ali

INAPORT4 – Dalam sambutan dan arahannya saat menutup Rapat Kerja II Tahun 2021, Komisaris Utama PT Pelindo IV (Persero), Fachry Ali menuturkan bahwa raker kedua ini mendapat sorotan dari semua komisaris karena melihat konsistensi dan semangat dari seluruh insan Pelindo IV yang sama sekali tidak berkurang dan tidak berubah ditengah isu integrasi BUMN Pelabuhan.

“Kita ketahui bersama bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi kita akan menjadi satu Pelindo. Tapi meski begitu, semua insan Pelindo IV tetap memperlihatkan semangat kerja yang sungguh-sungguh membangun, mengevaluasi lalu membangun rancangan masa depan dengan semangat bahwa seakan-akan kita akan hidup selama-lamanya. Kinerja direksi, kinerja dari para GM, kinerja dari anak-anak perusahaan yang menunjukkan sebuah semangat yang tidak memperlihatkan kemunduran,” pendapat Fachry dan seluruh Dewan Komisaris Pelindo IV.

Menurut Komut, seluruh komisaris juga melihat bahwa mulai dari direksi sampai kepada anak-anak perusahaan memperlihatkan sebuah kesediaan untuk menerima perubahan yang bersifat fundamental, yaitu munculnya Pelindo Raya. “Di mana kita akan menjadi bagian dari Pelindo Raya itu, ketika kemudian integrasi telah dilaksanakan. Kita akan memasuki sebuah sejarah baru, yaitu dengan integrasi ini akan muncul sebuah hal yang sangat baru, yang belum pernah kita alami sebelumnya. Jadi kita akan bekerja dengan pola yang jauh lebih luas.”

“Tadi juga sudah disampaikan oleh Dirut Pelindo IV bahwa telah disiapkan model bisnis baru untuk kemudian menjadi atau didorong atau ditarik ke dalam sebuah proses integrasi yang lebih besar. Tetapi harap kita ketahui bahwa ketika kita terintegrasi, maka sifat dari regional pace itu telah hilang dan muncul pada suatu tahap yang kita sebut dengan nasional pace,” terang Fachry.

Nah, sebagai akibatnya kita memang memasuki kepada sebuah sistem kerja baru yang belum pernah kita alami. Tentu pada kadar kadar tertentu, pada tingkat direksi, mereka sudah pernah mengalami. Misalnya Dirut Pelindo IV sekarang ini memang berasal dari Pelindo IV tapi pernah bertugas di Pelindo lainnya. Begitu juga anggota direksi yang lainnya. Tetapi secara keseluruhan, insan insan di Pelindo IV masih bekerja dengan paradigma regional pace, belum bersifat nasional pace. Inilah suatu kesempatan yang disodorkan oleh sejarah bahwa kita mau tidak mau akan lebih berpikir sejarah baru dan kita harus menyiapkan diri untuk mengalami atau masuk ke dalam proses vertikal atau ke atas tapi sekaligus mobilitas yang bersifat horisontal.”

Vertikal lanjut Fachry, di dalam pengertian kita akan masuk ke dalam struktur yang bersifat hirarkis lalu kemudian koridornya di mana kita tidak lagi terkait kepada hal-hal yang bersifat regional pace melainkan nasional pace. Jadi rentang dari kendali, rentang artikulasi dan rentang kinerja kita itu akan bersifat horisontal yang terbentang saja dari Sabang sampai Merauke dan karena itu memerlukan adaptasi baru, skil baru, pengetahuan baru, lalu kemudian wawasan baru dan di atas semuanya kepemimpinan baru.

“Hal ini sesuai dengan tema raker kedua kita kali ini, yaitu “Eliminating Borders, Unifying Diversities, and Maximizing Potential Toward Pelindo Integration”. Seperti yang telah dikatakan Dirut Pelindo IV dalam sambutannya bahwa kita ingin menghilangkan sekat sekat yang ada, kemudian juga ingin mengikat atau menghilangkan hal hal yang bersifat keberagaman, jadi kita mengumpulkan keberagaman bersama.”

“Ketika kemudian batas-batas regional yang selama ini atau mungkin sepanjang karier kita di Pelindo IV menjadi batas yang memisahkan kita dengan Pelindo yang lain itu hilang sekatnya. Jadi tepat sekali kalau kemudian direksi lalu seluruh insan Pelindo IV termasuk anak dan cucu perusahaan melakukan raker kedua ini untuk mempersiapkan munculnya sebuah fase baru di dalam sejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kita harapkan apa yang diharapkan oleh Serikat Pekerja Pelindo IV akan tertampung di dalam struktur korporasi yang baru nanti,” tutup Komisaris Utama Pelindo IV.