Peningkatan Kinerja Pelindo IV dan Optimisme Integrasi BUMN Operator Pelabuhan

Foto : Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi, saat menggelar jumpa pers, Kamis (26 Agustus 2021)

INAPORT4 – Kinerja ciamik ditorehkan oleh PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero), yang berhasil mencatat realisasi pendapatan usaha semester I-2021 sebesar Rp1,86 triliun atau meningkat 6,11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama PT Pelindo IV Prasetyadi mengatakan, naiknya pendapatan tersebut bermuara pada bottom line atau laba bersih Perseroan meskipun saat ini badai pandemi Covid-19 masih menghantam di hampir semua lini sektor yang ada.

Dia menyebutkan, pada semester I-2021 realisasi laba setelah pajak BUMN operator pelabuhan di Kawasan Timur Indonesia ini mencapai sebesar Rp138,37 miliar. “Jumlah itu meningkat 31,10% dibandingkan kurun waktu yang sama di tahun lalu,” ujar Prasetyadi saat menggelar jumpa pers, Kamis (26 Agustus 2021).

Kondisi keuangan tersebut kata dia, juga memantik peningkatan realisasi total aset perusahaan di semester I-2021 yaitu sebesar Rp12,03 triliun atau meningkat 6,66% bila dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi kinerja operasional, Dirut Pelindo IV menuturkan, realisasi arus kunjungan kapal secara total pada semester I-2021 sebesar 39.845 call kapal. Angka itu bila dibandingkan dengan periode yang sama di 2020 lalu mengalami peningkatan 16,62%.

Menurutnya, realisasi tersebut dipicu oleh realisasi arus kunjungan kapal di dermaga umum yang sebesar 17.171 call kapal di semester I tahun 2021, atau meningkat 14,37% dibandingkan dengan semester I tahun lalu.

Sedangkan untuk arus kunjungan kapal di non dermaga umum, Prasetyadi menjelaskan bahwa realisasinya mencapai 22.674 call kapal pada semester 1-2021. Jumlah itu mengalami peningkatan 18,38% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu.

“Meningkatnya kebutuhan masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih bergejolak, menjadi pemantik tingginya kunjungan kapal khususnya yang mengangkut kebutuhan pokok serta obat-obatan untuk masyarakat di wilayah timur Indonesia,” sebutnya.

Sementara peningkatan kinerja arus kunjungan kapal di dermaga umum dipengaruhi oleh meningkatnya arus kunjungan kapal curah cair non BBM pada Cabang Balikpapan, adanya peningkatan kunjungan kapal peti kemas dan penumpang pada Cabang Ambon dan Jayapura, serta adanya peningkatan kunjungan kapal curah cair BBM pada Cabang Bitung dan Cabang Balikpapan.