Kapal

  • Pandu
  • Tunda
  • Tambat
  • Labuh

Jasa pemanduan kapal sewaktu memasuki alur pelayaran menuju dermaga atau kolam pelabuhan untuk berlabuh. Untuk menjaga keselamatan kapal, penumpang dan muatannya ketika memasuki alur pelabuhan.

Jasa tunda adalah melaksanakan pekerjaan untuk mengikat dan melepaskan tali kapal-kapal yang berolah gerak akan bersandar atau bertolak dari atau satu dermaga, jembatan, pelampung, dolphin dan lain-lain.

Jasa Tambat adalah jasa yang diberikan utuk kapal bertambat pada tambatan dan secara teknis dalam kondisi yang aman, untuk dapat melakukan bongkar muat dengan lancar dan aman. Untuk menghindari ineffisiensi karena penggunaan tambatan tidak optimal.

 

Jasa Labuh adalah pelayanan yang diberikan bagi kepentingan kapal yang berlabuh baik di kolam pelabuhan maupun di tempat lain.

Petikemas

Terminal Petikemas Makassar adalah salah satu segmen usaha yang ditawarkan oleh PT. Pelabuhan Indonesia IV (Persero) kepada pengguna jasa kepelabuhanan khususnya jasa pelayanan petikemas.

Terminal Petikemas Makassar dideklarasikan didalam upaya menangani kegiatan pelayanan petikemas seiring dengan meningkatnya perkembangan kontainerisasi melalui Pelabuhan Makassar saat ini maupun yang akan datang.

Pelayanan yang diberikan oleh Terminal Petikemas berorientasi kepada efisiensi biaya dan efektif waktu serta kepuasan pelanggan yang terjabarkan dalam Visi dan Misi Perusahaan didalam menghadapi persaingan global.

Upaya dalam memuaskan pelanggan, Terminal Petikemas Makassar selalu meningkatkan mutu pelayanan melalui kebijakan mutu yang diterapkan yaitu “Pelayanan yang cepat waktu , Aman dan Dapat dipercaya”, serta menerapkan system pelayanan berstandard Internasional.

Upaya peningkatan pelayanan tersebut diimbangi pula dengan ketersedian fasilitas dan  peralatan modern, serta Sumber Daya Manusia yang mampu menangani kegiatan secara cepat, tepat  dan aman.

Penumpang

  • Layanan Embarkasi dan Debarkasi Penumpang
  • Jasa Retribusi dan Pas Pelabuhan
  • Jasa Terminal Penumpang

PP_Nomor_21_Tahun_2020 tentang Pembatasan Sosial Skala Besar Darurat Corona