Sumber Daya Manusia

Kompetensi karyawan  merupakan  elemen  penting  yang menentukan PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dalam meningkatkan usahanya. Menyadari hal tersebut, PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) secara konsisten dan berkesinambungan terus berupaya meningkatkan pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimilikinya, Hal ini antara lain diwujudkan melalui perencanaan tenaga kerja yang terintegrasi dengan rencana perusahaan secara umum termasuk Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan dan arah pengembangan bisnis PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dalam jangka panjang.

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) dituntut mampu menyelaraskan kebutuhan dan rencana pengembangan SDM sesuai arah pengembangan perusahaan  ke  depan. Selain itu untuk menghadapi tantangan bisnis  dan pencapaian tujuan Perusahaan yang terintegrasi, di tahun 2018 PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)  telah melakukan review dan penyempurnaan Struktur Organisasi. Restrukturisasi ini terjadi di Direktorat Transformasi Pengembangan Bisnis, Direktorat Teknik, dan Direktorat Operasi. Dengan adanya restrukturisasi ini, diharapkan pengambilan keputusan akan lebih cepat dan pengembangan sistem menjadi terpusat.

Perusahaan mengembangkan sistem pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM), termasuk penyusunan Road Map Pengelolaan SDM yang meliputi penyesuaian dan penyempurnaan pengelolaan SDM. Proses penerimaan pegawai dilaksanakan melalui lembaga independen yang dipilih melalui proses tender untuk diyakini secara profesional dalam melakukan seleksi calon karyawan pada strata yang dibutuhkan, sehingga diharapkan Perusahaan akan memiliki SDM yang berkualitas sesuai bidang- bidang yang ada dalam Perseroan. Setelah diterima, setiap karyawan akan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan secara khusus.

 

Profil Sumber Daya Manusia

Hingga berakhirnya tahun buku 2018, jumlah pekerja PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) pada kantor pusat, Cabang Pelabuhan dan Anak/cucu Perusahaan, baik tenaga kerja organik maupun non-organik, Perseroan memiliki jumlah karyawan sebanyak 1.599 orang. Jumlah ini mengalami penurunan/peningkatan sebesar 0,62% dari tahun 2017 yang tercatat sebanyak 1.609 orang.

Komposisi tenaga kerja di Perseroan pada Tahun 2018 terbesar ada di rentang usia 36 – 45 tahun sebesar 38,52% dan 21,08% di bawah 35 Tahun. Tingkat pendidikan yang dipersyaratkan berbeda untuk masing-masing segmen tenaga kerja. Untuk tenaga kerja lapangan (operasional langsung) yang merupakan outsourcing, tingkat pendidikan yang dipersyaratkan adalah SLTA atau sederajat. Untuk operasional tidak langsung yang merupakan tenaga administrasi khususnya di cabang minimal pendidikan adalah D3 dan untuk staf administrasi kantor pusat minimal adalah S1. Pada tahun 2018 terjadi peningkatan terhadap tingkat pendidikan S1 dan S2 dengan adanya penerimaan pegawai setingkat S1 dan program beasiswa untuk pegawai yang melanjutkan pendidikannya ke jenjang S2. Komposisi jumlah pegawai dengan tingkat pendidikan S1 masih yang terbesar, yaitu sebanyak 745 orang atau 46,59% dan untuk SLTA 486 orang atau sebesar 30,39%. Sedangkan sisanya adalah tingkat pendidikan D3, dan SLTP.

Beragam program Pelatihan dan pengembangan kompetensi pegawai yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kapablitas dan kapasitas yang dimiliki dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan posisi serta jabatan masing-masing peserta program.

Sumber Daya Manusia berhubungan erat dengan penilaian terhadap hasil pekerjaan mereka, artinya pelatihan dilaksanakan setelah ada hasil penilaian. Pelatihan dilakukan agar para karyawan memiliki pengetahuan, kemampuan dan keterampilan sesuai dengan tuntutan pekerjaan. Pendidikan dan pelatihan dilaksanakan agar dapat meningkatkan prestasi kerja karyawan akan berdampak pada aktivitas perusahaan yang akan optimal dan produktif, yang mana hasil akhirnya akan ada pada kualitas barang atau jasa yang diproduksi. Dalam Pengembangan kompetensi, perusahaan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh karyawan dimana selama tahun 2018, diperoleh beragam sertifikasi untuk memenuhi kebutuhan keterampilan tertentu, sesuai kompetensi yang diperlukan masing – masing karyawan.