English
PT Pelabuhan Indonesia 4 (Persero) | Pelindo IV Salurkan Program Kemitraan kepada Petani Luwu Utara Rp2 Miliar 
14919
single,single-post,postid-14919,single-format-standard,ajax_leftright,page_not_loaded,smooth_scroll,,wpb-js-composer js-comp-ver-3.6.12,vc_responsive

Pelindo IV Salurkan Program Kemitraan kepada Petani Luwu Utara Rp2 Miliar 

IMG-20171031-WA0032

 

INAPORT4 – PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) hingga akhir tahun ini akan menyalurkan pembiayaan kepada para petani di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, melalui Program Kemitraan sebesar Rp2 miliar.

 

Corporate Secretary Pelindo IV, Iwan Sjarifuddin mengatakan selama ini pihaknya aktif melakukan pembinaan dan pengembangan usaha mikro dan kecil (UMK) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). “Salah satu sentra UMK yang mendapat perhatian dari Pelindo IV, yaitu para petani padi di Kabupaten Luwu Utara,” kata Iwan.

 

Dia menuturkan, tahun lalu pihaknya berhasil menyalurkan dana Program Kemitraan bekerjasama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar Rp1,73 miliar.

 

Sebagai mitra binaan, para petani yang telah mendapatkan bantuan pembiayaan melalui Program Kemitraan tersebut lantas mendapatkan pembinaan melalui pelatihan dan pendampingan. “Salah satunya yakni pelatihan yang dilaksanakan pada 25 Oktober 2017, yang diikuti 150 petani padi dari beberapa kelompok tani di Kabupaten Luwu Utara.”

 

Dari jumlah tersebut menurutnya, sebanyak 47 petani telah mendapatkan pembiayaan dari Pelindo IV yang sebesar Rp1,73 miliar pada 2016 lalu. Sisanya lanjut Iwan, akan mendapatkan pembiayaan dalam tahun ini, sejumlah total mencapai Rp2 miliar.

 

Pelatihan ini dimaksudkan agar pembiayaan yang diterima para petani bisa dimanfaatkan secara optimal untuk membantu pengembangan usahanya, serta bisa dikembalikan tepat waktu. “Dengan demikian dana tersebut bisa bergulir untuk pelaku UMK lainnya. Oleh sebab itu, kualitas pembiayaan merupakan hal yang penting agar dana itu bisa bergulir untuk UMK yang lain,” ujar Iwan.

 

Sementara itu, dalam pelatihan yang menampilkan pembicara antara lain dari Dinas Pertanian Kabupaten Luwu Utara, Distributor Pupuk dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukamaju, disampaikan materi yang mencakup teknik pemilihan pupuk, bibit dan motivasi kewirausahaan.

 

“Diharapkan, melalui pelatihan ini para petani mampu meningkatkan wawasan dan keterampilan dalam mendukung kemajuan usaha pertaniannya.”

 

Dalam pelaksanaan program kemitraan ini lanjut dia, Pelindo IV bekerjasama dengan PNM, yaitu BUMN yang sudah berpengalaman dalam membina UMK, baik dalam hal pembiayaan maupun pelatihan dan pendampingan.

 

Melalui kerja sama ini pula diharapkan mampu memberikan hasil yang maksimal karena adanya keterpaduan antara segi pembinaan dan pembiayaan, sekaligus sebagai wujud sinergi antara kedua BUMN. “Dalam hal ini pihak PNM membantu menyiapkan calon mitra binaan, serta melakukan capacity building melalui pelatihan dan pendampingan,” ungkapnya.

 

Iwan menambahkan, pihak PNM menyiapkan calon mitra binaan melalui pendekatan kelompok, sehingga proses pembiayaan dan pembinaan bisa lebih efisien karena dilakukan secara bersama-sama. Pola pembiayaan ini juga menerapkan sistem tanggung renteng, di mana para pelaku UMK yang tergabung dalam satu kelompok akan menanggung risiko secara kolektif.

 

“[Para petani] akan saling mengingatkan dan sekaligus berbagi pengalaman demi untuk kemajuan bersama. Dengan adanya kelompok yang solid, banyak hal yang bisa dilakukan secara bersama-sama, termasuk dalam pemasaran dan penentuan harga, sehingga terhindar dari persaingan yang tidak sehat. Kedepan, kerja sama dengan pendekatan kelompok seperti ini akan terus kami perluas, agar lebih banyak pelaku UMK yang bisa terjangkau,” bebernya.

 

Sekedar informasi, tahun ini PT Pelindo IV menargetkan penyaluran pembiayaan melalui Program Kemitraan sebesar Rp5,4 miliar. Tahun lalu, Perseroan yang bergerak dibidang jasa kepelabuhanan ini berhasil menyalurkan pembiayaan melalui Program Kemitraan sebesar Rp9,5 miliar.

No Comment

Post A Comment