English
PT Pelabuhan Indonesia 4 (Persero) | Humas BUMN Bantu Pengembangan Museum Kupu-kupu Bantimurung
14128
single,single-post,postid-14128,single-format-standard,ajax_leftright,page_not_loaded,smooth_scroll,,wpb-js-composer js-comp-ver-3.6.12,vc_responsive

Humas BUMN Bantu Pengembangan Museum Kupu-kupu Bantimurung

19260424_1464497236967832_1507888665248125726_n 20245696_1464497323634490_6248530960378873546_n 20294329_1464497273634495_4808492021607987846_n 20374531_1464497233634499_3415953850031568854_n 20429810_1464497216967834_4788131719745769426_n 20476100_1464497120301177_4677273341373839677_n

 

INAPORT4 – Berbeda dengan Public Relation Tanpa Batas (PRTB) sebelumnya, rangkaian PRTB Forum Humas (FH) BUMN di Makassar ini, selain melakukan workshop, juga ikut berperan aktif dalam kegiatan sosial di Kawasan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawaesi Selatan, Jumat (28/7/2017).

 

Menurut Ketua Bidang Sosial dan Wilayah N. Nurlaela Arief, dalam PRTB kali ini pihaknya juga melakukan aktivitas sosial dengan melakukan program CSR Edukasi Keanekaragaman Hayati di Penangkaran Kupu-kupu di Taman Nasional Bantimurung, Kabupaten Maros.

 

“Ini merupakan CSR dari Forum Humas BUMN dengan memberikan bantuan renovasi pengecatan interior Museum Kupu-kupu di Bantimurung.”

 

Bantuan yang diberikan berupa pengecatan interior, merchandise kupu-kupu, pembuatan mural dinding, pembuatan foto spot sayap kupu, serta penyerahan concept design pengembangan museum Kupu-kupu Bantimurung, baik konsep komunikasi, signage penataan ruang dan arsitektur.

 

Pengerjaan concept design dibantu oleh Tim Pengembangan Museum dari Bandung yang sudah berpengalaman mengembangkan konsep Museum Bio Farma di Bandung, Museum Gedung Sate dan sebagainya.

 

Ketua Umum Forum Humas BUMN, Ahmad reza menambahkan, diharapkan program sosial ini dapat menumbuhkan kesadaran dan komitmen para profesional PR anggota FH BUMN, untuk turut berperan optimal melalui posisi dan fungsinya dalam mendukung potensi pariwisata Nasional.

 

Serta untuk melibatkan peran profesional PR anggota FH BUMN dalam mengapresiasi keragaman hayati di wilayah Timur Indonesia.

 

“Kami berharap masyarakat dan pemerintah setempat, sahabat museum, turut serta membantu untuk pengembangan museum kupu-kupu di Bantimurung, sehingga semakin dikenal sebagai destinasi wisata, dengan koleksi kupu-kupu yang sangat beragam dan perlu dilakukan penangkaran untuk keberlanjutan ekosistem.”

No Comment

Post A Comment